Ginkaku-ji, atau Paviliun Perak, adalah kuil Zen yang elegan di Kyoto, Jepang, terkenal karena taman lanskapnya yang indah dan filosofi kesederhanaan. Meskipun disebut “Paviliun Perak,” bangunannya tidak dilapisi perak.
🏯 Sekilas Tentang Ginkaku-ji
Nama resmi: Jishō-ji (慈照寺), berarti “Kuil Cahaya Belas Kasih”
Julukan: Ginkaku-ji (銀閣寺) – “Paviliun Perak”
Lokasi: Distrik Higashiyama, Kyoto
Didirikan: Tahun 1482 oleh Shogun Ashikaga Yoshimasa sebagai vila pensiun, lalu diubah menjadi kuil Zen setelah kematiannya
🌿 Daya Tarik Utama
Paviliun utama: Bangunan kayu dua lantai bergaya klasik, awalnya direncanakan dilapisi perak seperti Kinkaku-ji (Paviliun Emas), tapi tidak pernah dilakukan
Taman Zen: Taman pasir putih dengan kerucut pasir setinggi 2 meter bernama Kogetsudai (Moon Viewing Platform)
Jalur taman: Jalur melingkar yang membawa pengunjung melewati kolam, lumut, dan bukit kecil dengan pemandangan Kyoto
Filosofi wabi-sabi: Menghargai keindahan dalam kesederhanaan, ketidaksempurnaan, dan ketenangan
🕒 Informasi Praktis
| Fitur | Detail |
|---|---|
| Jam buka | 08.30 – 17.00 |
| Tiket masuk | ¥500 (dewasa), ¥300 (anak-anak) |
| Akses | Bus dari Stasiun Kyoto ke Ginkakuji-michi, lalu jalan kaki 10 menit |
💡 Tips Berkunjung
Datang pagi hari untuk suasana tenang dan pencahayaan foto yang bagus
Gabungkan kunjungan dengan Philosopher’s Path yang berdekatan
Perhatikan detail taman pasir dan lumut, simbol ketenangan dan refleksi Zen
Ginkaku-ji bukan hanya tempat wisata, tapi juga ruang kontemplatif yang mengajak pengunjung merenung tentang keindahan dalam kesederhanaan. Cocok untuk kamu yang ingin merasakan sisi spiritual Kyoto yang tenang dan mendalam.
.jpg)
.jpg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar