Berikut beberapa foto yang menampilkan Masjid Raya An-Nur di Pekanbaru — simbol kemegahan arsitektural di Riau, sering disebut sebagai Taj Mahal-nya Indonesia.
Info Lengkap tentang Masjid Raya An-Nur Pekanbaru
Lokasi & Sejarah Singkat
-
Terletak di Jl. Hangtuah, Sumahilang, Pekanbaru, Riau
-
Mulai dibangun pada 1963, selesai dan diresmikan tahun 1968
-
Awalnya berdiri di atas lahan seluas 4 hektar, lalu mengalami renovasi besar pada tahun 2000, diperluas menjadi 12,6 hektar
Arsitektur & Filosofi Desain
-
Desainnya memadukan gaya Melayu, Arab, Turki, dan India, mencerminkan harmoni antar budaya Islam
-
Memiliki lima kubah yang melambangkan lima rukun Islam serta empat menara setinggi 47 meter yang mewakili empat sahabat Nabi Muhammad SAW.
-
Kubah dirancang menyerupai gasing Melayu terbalik, simbol permainan tradisional dan identitas lokal
Fungsi & Kegiatan
-
Bukan sekadar masjid, tapi juga pusat pendidikan Islam, ruang pertemuan, dan edukasi keagamaan
-
Menyediakan fasilitas lengkap:
-
Ruang shalat di lantai atas.
-
Ruang kantor, sekretariat, kelas mengaji, ruang remaja di lantai bawah.
-
Taman hijau, kolam depan, dan tanaman kurma estetik di halaman
-
Peran Sosial & Religius
-
Semasa Ramadan, masjid ini menjadi lokasi favorit masyarakat untuk salat tarawih dan “ngabuburit”, serta sering mengadakan bazar dan pesantren kilat bagi pelajar
-
Turut mendukung kegiatan keagamaan seperti pembinaan mualaf via Mualaf Center
-
Aktif dalam berbagi daging kurban kepada masyarakat selama Idul Adha dengan menyembelih sapi dan kambing dalam jumlah besar
Ringkasan Cepat
| Aspek | Informasi |
|---|---|
| Lokasi | Jalan Hangtuah, Pekanbaru, Riau |
| Pembangunan | 1963–1968; renovasi besar tahun 2000, luas jadi 12,6 hektar |
| Desain Arsitektur | Gaya Melayu, Arab, Turki, India; 5 kubah & 4 menara simbolik |
| Fasilitas | 3 lantai: ruang shalat, edukasi, sekretariat, taman, dan kolam |
| Peran Sosial | Ibadah besar, pendidikan Ramadan, pengelolaan mualaf, kurban masyarakat |
** Kenapa Masjid An-Nur wajib dikunjungi?**
Karena ia bukan hanya masjid, melainkan ikon arsitektural dan budaya di Pekanbaru — perpaduan estetika, spiritualitas, dan fungsi sosial. Pengunjung bisa merasakan atmosfer religius yang indah, belajar sejarah setempat, dan menikmati ketenangan arsitektur megahnya.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar