🦀 Umang-umang adalah hewan kecil dari ordo Decapoda, famili Coenobitidae atau Paguridae, yang masih kerabat dengan kepiting dan udang. Mereka punya kebiasaan unik: menggunakan cangkang bekicot atau moluska lain sebagai “rumah” untuk melindungi tubuh lunaknya.
🔎 Ciri-ciri Umang-umang
-
Tubuh bagian belakang lunak dan tidak bercangkang, sehingga butuh cangkang siput kosong untuk perlindungan.
-
Memiliki sepasang capit (satu biasanya lebih besar).
-
Berjalan menyamping seperti kepiting.
-
Hidup di pantai berpasir, daerah bakau, atau karang.
-
Umang-umang darat (Coenobita spp.) bernapas dengan insang yang berevolusi untuk menyerap oksigen di udara.
🌍 Habitat
-
Umang-umang laut: hidup di dasar laut, menggunakan cangkang kerang laut.
-
Umang-umang darat: banyak ditemukan di daerah tropis, termasuk pantai-pantai Indonesia.
🍽️ Makanan
-
Omnivora & detritivora → memakan sisa tumbuhan, bangkai hewan, ganggang, hingga buah jatuh di pantai.
-
Membantu menjaga kebersihan ekosistem dengan daur ulang sisa organik.
🌟 Fakta Menarik
-
Saat tumbuh besar, umang-umang harus berganti cangkang dengan yang lebih besar. Kadang mereka berebut atau bahkan antri menunggu giliran.
-
Ada spesies umang-umang yang bisa berumur hingga 30 tahun di alam.
-
Beberapa umang-umang darat bisa berjalan jauh dari pantai untuk mencari makan.
-
Di beberapa daerah, umang-umang sering dijadikan hewan peliharaan karena unik dan mudah dirawat.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar