Selasa, 26 Agustus 2025

The Tomb of the Pontianak Sultanate Batulayang


 Berikut adalah salah satu foto dari Kompleks Makam Kesultanan Pontianak di Batulayang—tempat yang menjadi titik peristirahatan para Sultan Pontianak dan keluarga keraton mereka.


Kompleks Makam Kesultanan Pontianak di Batulayang

Lokasi & Sejarah Singkat

  • Terletak di Batu Layang, Pontianak Utara—sekitar 2 km barat dari Tugu Khatulistiwa. 

  • Situs pemakaman ini adalah makam Sultan Syarif Abdurrahman Alqadrie (pendiri Kesultanan Pontianak, wafat tahun 1808) dan para penerusnya hingga Sultan Hamid II. 

  • Kompleks ini juga menjadi tempat peristirahatan berbagai anggota keluarga kesultanan—sekitar delapan makam Sultan berada di dalam bangunan utama. 

Arsitektur & Simbolisme

  • Makam Sultan Abdurrahman berbahan kayu belian berlapis dua dengan ukiran sulur, serta diberi kelambu kuning terang sebagai simbol kehormatan. 

  • Nisan makam tradisional berupa tambak (peti di atas tanah) dibedakan: nisan laki-laki berbentuk mahkota polos, sementara perempuan dilengkapi mahkota dengan tanda bulat. 

  • Peziarah yang memasuki ruang makam Sultan Syarif Abdurrahman diwajibkan menundukkan kepala—simbol penghormatan mendalam. 

Revitalisasi & Fasilitas

  • Pemerintah sejak akhir 2024 hingga 2025 telah melakukan revitalisasi besar-besaran dengan anggaran sekitar Rp21 miliar. Penataan mencakup area makam, pembangunan dermaga apung, toilet, kios UMKM, dan peningkatan akses

  • Proyek ini juga dimulai dengan penganggaran Rp2 miliar untuk renovasi atap dan struktur utama oleh Pemkot Pontianak. 

Tradisi & Makna Sosial

  • Setiap menjelang Hari Jadi Kota Pontianak (23 Oktober), jajaran Pemkot Pontianak secara rutin melakukan ziarah ke makam kesultanan, sembari membaca doa dan memperingati jasa para pendiri. 

  • Selain ziarah resmi, masyarakat dalam tradisi lokal—terutama warga Sungai Ambawang—melakukan ziarah rutin usai Idul Fitri, menggunakan motor air menyusuri Sungai Kapuas sebagai simbol koneksi historis sungai dan masyarakat. 

Ringkasan Cepat

AspekKeterangan
LokasiBatu Layang, Pontianak Utara, dekat Sungai Kapuas
DimakamkanSultan Syarif Abdurrahman hingga Sultan Hamid II, serta kerabat
ArsitekturKayu belian, ukiran lokal, tambak’ dengan simbol gender
RevitalisasiPenataan monumental + dermaga, kios, sanitasi, fasilitas publik
Tradisi ZiarahAcara resmi dan tradisional, terhubung dengan Hari Jadi & Idul Fitri

Kenapa tempat ini penting?
Kompleks Makam Kesultanan Pontianak bukan hanya tempat ziarah sejarah, tapi simbol kelangsungan warisan kerajaan, nilai keagamaan, dan identitas kota Pontianak. Akses yang kini lebih baik dan area revitalisasi membuatnya layak untuk wisata budaya dan edukasi.

Mau saya tambahkan rencana rute wisata sejarah di Pontianak yang menghubungkan destinasi seperti Tugu Khatulistiwa, Keraton Kadriyah, Masjid Jami’, dan kemudian makam Batulayang dalam satu trip?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Lemukutan Island

 🏝️ Lemukutan Island adalah sebuah pulau wisata cantik yang terletak di Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat , sekitar 3–4 jam perjalan...